I AM UNLIMITED

Inspiring And Motivation

Teknik Jaringan Dasar

Jaringan Komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat berbagi data, informasi, program aplikasi dan perangkat keras seperti printer /scanner / hardisk, serta memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik.

Manfaat atau potensi:

  • Mengintegrasikan dan berbagi pakai peralatan
  • Komunikasi
  • Mengintegrasikan data
  • Perlindungan data dan informasi
  • Sistem terdistribusi
  • keteraturan aliran informasi

Jenis Jaringan :

  • Local Area Network (LAN) : Jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah kantor pada sebuah gedung atau tiap-tiap ruangan pada sebuah sekolah.
  • Metropolitan Area Network (MAN) : Biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi dalam hal ini MAN menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil kedalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh jaringan kantor cabang bank didalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan yang lainnya.
  • Wide Area Networking (WAN) : Jaringan yang ruang lingkupnya sudah menggunakan sarana satelit,wireless, ataupun kabel fiber optic. WAN memiliki jangkauan yang lebih luas hingga wilayah otoritas negara lain, misalnya sebuah perusahaan yang ada di indonesia bisa menghubungi kantor pusatnya yang ada di jepang hanya dalam waktu beberapa menit.

Komponen Dasar Jaringan :

  1. Kabel -> 
  • Coaxial Cable : Thick Cable Coax (diameter besar) ->RG58, Thin Coax Cable (diameter kecil/Konektor BNC-T)-> RG58 
  • Twisted Pair Cable : ->UTP(Unshielded Twisted Pair) & STP (Shielded Twisted Pair)
  • Straight Through Cable ->Menghubungkan beberapa unit komputer melalui perantara konsentrator (hub/switch)/repeater.
  • khusus Cisco Router->Rollover Cable
  • Crossover Cable :->digunakan untuk media komunikasi antar komputer (tanpa hub/switch) atau dalam kasus tertentu berguna untuk menghubungkan hub ke hub.
Adapun cara pemasangan UTP Model Stright Through :
  • Straight Through T568A ->Ujung Kabel A (1.Orange-Putih,2.Orange,3.Hijau-Putih, 4.Biru, 5.Biru-Putih, 6.Hijau, 7.Coklat-putih,8.Coklat.)
  • Straight Through T568B->Ujung Kabel B(1.Hijau-Putih, 2.Hijau, 3.Orange-Putih,4.Biru, 5.Biru-Putih, 6.Orange, 7. Coklat-Putih, 8.Coklat
Pemasangan kabel Model Cross Over merupakan penggabungan dari model Straight Through T568A (Ujung kabel A) dan T568B(Ujung kabel B). Jadi pemasangan kabel pada pin 1,2 pada ujung A menjadi pin 3,6 pada ujung kabel B.
  1. Ujung kabel A : -> 1.Orange-putih,2.Orange,3.Hijau-putih, 4.Biru, 5.Biru-Putih, 6.Hijau, 7.Coklat-putih, 8.Coklat
  2. Ujung kabel B : ->1.Hijau-putih, 2. Hijau, 3.Orange-putih, 4.biru,5.Biru-putih,6. Orange,7. Coklat-putih, 8.Coklat
Sementara pemasangan kabel jenis roll over adalah warna kabel dari sisi yang satu berbalik pada sisi kabel di ujung yang lain, misalnya kabel putih orange yang berada pada pin 1 ujung kabel A, akan berada pada Pin 8 ujung kabel B.
  1. Ujung Kabel A : 1.Orange-Putih, 2.Orange, 3.Hijau-Putih, 4.Biru, 5.Biru-Putih, 6.Hijau, 7.Coklat-Putih, 8.Coklat.
  2. Ujung Kabel B : 1.Coklat, 2.Coklat-putih, 3.Hijau, 4.Biru-Putih, 5.Biru, 6.Hijau-Putih, 7.Orange, 8.Orange-Putih. 
    2.Fiber Optic Cable ->Merupakan kabel yang memiliki inti serat kaca sebagai saluran untuk menyalurkan sinyal antar terminal. sering dipakai sebagai saluran backbone karena ke handalannya yang tinggi dibanding dengan kabel coaxial cable atau kabel UTP.
    3 External Card /LAN Card->Berfungsi sebagai media penghubung antar PC dengan Jaringan.
    4.Hub dan Switch (Konsentrator)->Merupakan perangkat untuk menyatukan kabel-kabel jaringan dari setiap workstation, server atau perangkat lainnya. Konsentrator biasa dipakai pada topologi star. switch merupakan konsentrator yang memiliki kemampuan manajemen trafik data lebih baik di banding hub.
5.Repeater-> Berfungsi untuk memperkuat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatu segmen kabel lalu memancarkannya kembali sinyal tersebut dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli pada segmen kabel lain dengan demikian jarak antara kabel dapat diperpanjang.
    6.Bridge->Berfungsi hampir sama dengan repeater, tetapi bridge mampu menghubungkan antara jaringan yang menggunakan transmisi berbeda. misalnya jaringan ethernet baseband dengan ethernet broadband. Bridge dapat pula menghubungkan jaringan yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda. Bridge dapat mengetahui alamat setiap komputer pada tiap-tiap jaringan.
   7. Router-> merupakan perangkat yang dikhususkan untuk menangani koneksi antara dua atau lebih jaringan yang terhubung melalui packet switching. Router bekerja dengan melihat alamat asal dan alamat tujuan dan paket yang melewatinya dan memutuskan rute yang akan dilewati paket tersebut untuk sampai ke tujuan. Router mengetahui alamat masing-masing komputer dilingkungan jaringan lokalnya, mengetahui alamat bridge dan router lainnya.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s